Mahasiswa Manajemen Unfari Bedah Rahasia Eksistensi Bisnis KPBS Pangalengan

Mahasiswa Manajemen Unfari Bedah Rahasia Eksistensi Bisnis KPBS Pangalengan

Bandung, Bentarnews.com – Sebanyak 38 mahasiswa Universitas Al Ghifari (Unfari) Bandung menyelaraskan teori kuliah melalui kunjungan industri ke KPBS Pangalengan, Kabupaten Bandung. Agenda akademik luar kampus ini sukses dilaksanakan pada Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan mendalami manajemen praktis dunia kerja secara nyata.

Rombongan inovatif ini berasal dari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, khususnya mahasiswa semester 4 kelas D. Kehadiran puluhan mahasiswa berprestasi ini didampingi langsung oleh dosen penanggung jawab kegiatan, Dr. Itto Turyandi, S.E., M.Si.

Kunjungan ke koperasi legendaris ini dirancang matang untuk membedah strategi bertahan sebuah industri lokal. Pengelola KPBS Pangalengan dinilai sangat berhasil dalam menjaga stabilitas roda bisnis secara konsisten. Hal inilah yang mendasari pemilihan lokasi riset lapangan oleh kampus Unfari.

Fokus utama riset lapangan mahasiswa tertuju pada sistem manajemen operasional internal koperasi. Para peserta belajar langsung mengenai taktik jitu mempertahankan kelangsungan bisnis di era modern. Manajemen adaptif terbukti menjadi kunci utama koperasi dalam menghadapi tantangan pasar global yang dinamis.

Dunia industri pengolahan susu saat ini dituntut untuk terus melakukan inovasi produk secara berkelanjutan. KPBS Pangalengan membuktikan hal itu melalui diversifikasi produk olahan susu yang sangat variatif. Produk turunan yang dihasilkan kini tidak lagi sebatas komoditas susu segar semata.

Diversifikasi produk olahan terbukti ampuh meningkatkan nilai jual komoditas serta meminimalkan risiko kerugian bisnis. Mahasiswa Manajemen Unfari mengamati langsung proses pembuatan produk bernilai ekonomi tinggi tersebut. Pengamatan ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya hilirisasi produk pertanian.

Tidak hanya fokus pada produk konsumsi, koperasi hilir ini juga merambah sektor pariwisata. Pengembangan sektor agrowisata berbasis edukasi alam kini tengah gencar dijalankan oleh pihak pengelola. Langkah cerdas tersebut terbukti mampu menarik perhatian dan kunjungan dari masyarakat luas.

Integrasi industri peternakan dan pariwisata terbukti menciptakan ekosistem bisnis sirkular yang sangat menjanjikan. Langkah strategis ini berdampak positif bagi pendapatan koperasi serta kesejahteraan peternak lokal. Konsep bisnis berkelanjutan ini menjadi materi pelajaran berharga bagi seluruh mahasiswa Unfari.

Wawancara mendalam mengenai hasil kunjungan industri ini dilakukan pada Rabu, (24/6/2026). Salah seorang mahasiswa peserta, Wulansari, membagikan pengalamannya secara langsung kepada media. Mahasiswa aktif Program Studi Manajemen semester 4 tersebut menceritakan detail perjalanan akademik mereka.

Mengenai esensi kunjungan ilmiah tersebut, Wulansari mengungkapkan rasa syukur atas perolehan ilmu portofolio bisnis yang sangat berharga di lapangan. “Kami mendapatkan banyak sekali ilmu baru mengenai dunia manajemen portofolio bisnis yang nyata,” ujarnya.

Wulansari kemudian menjelaskan fenomena menarik tentang bagaimana koperasi besar mengelola risiko dan terus melakukan inovasi. “Kami melihat langsung bagaimana sebuah koperasi besar mengelola risiko dan terus berinovasi agar tetap bertahan di industri kompetitif,” katanya.

Lebih lanjut, Wulansari menegaskan bahwa kemampuan menciptakan produk turunan membuat bisnis koperasi tidak mudah goyang oleh tren. “Diversifikasi produk membuat KPBS Pangalengan tangguh menghadapi perubahan pasar,” ucapnya.

Kehadiran dosen penanggung jawab, Dr. Itto Turyandi, diakui memberikan dampak besar terhadap ketajaman analisis mahasiswa. Wulansari menyebutkan bahwa bimbingan intensif dari dosen pembimbing membuat teori perkuliahan terasa hidup. Analisis ilmiah mahasiswa menjadi lebih terarah berkat bimbingan tersebut.

Secara keseluruhan, kegiatan kunjungan industri sebanyak 38 mahasiswa Manajemen Unfari berjalan dengan sangat lancar. Pengalaman berharga ini menjadi modal penting bagi mahasiswa semester 4 kelas D sebelum memasuki dunia kerja. Mereka kini siap mengaplikasikan ilmu taktis tersebut ke masyarakat. (Jujun Junaedi)

  • Ket. Foto: Kunjungan mahasiswa prodi manajemen Universitas Al Ghifari (Unfari) ke KPBS Pangalengan, Bandung. (Jujun/Unfari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *