OREO Hadirkan Edukasi dan Pembelajaran Seru Dukung Program Pendidikan Karakter MELESAT Pangandaran

OREO Hadirkan Edukasi dan Pembelajaran Seru Dukung Program Pendidikan Karakter MELESAT Pangandaran

Pangandaran, BentarNews.com – 7 Mei 2026 – Sebagai brand biskuit yang sangat dekat dengan keluarga Indonesia, OREO kembali melanjutkan kontribusi untuk mendukung wujudkan visi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI yaitu ”Pendidikan Bermutu untuk Semua” melalui program ”OREO Berbagi Seru” yang salah satunya digelar di SDN 1 Cintakarya Pangandaran pada tanggal 3-6 Mei 2026.

 

Program yang hadir di tengah semangat perayaan Hari Pendidikan Nasional ini adalah wujud dukungan OREO dalam menyukseskan Program Pendidikan Karakter MELESAT yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran, berlandaskan keselarasan tujuan untuk membentuk peserta didik yang unggul secara akademik dan berkarakter kuat melalui pembelajaran yang menyenangkan.

 

Menggandeng Indonesia Mengajar, program ”OREO Berbagi Seru” memberikan kesempatan setara bagi lebih dari 500 siswa Sekolah Dasar di Pangandaran untuk menjadi bagian dari Generasi SERU melalui rangkaian kegiatan edukasi dan pendistribusian alat-alat belajar seru.

 

Hadir pada kegiatan edukasi di program “OREO Berbagi Seru”, Soleh Supriadi, M.Pd. selaku Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran.

 

“Tantangan akses pendidikan di Pangandaran terletak pada kesenjangan kualitas, keterbatasan fasilitas pembelajaran, serta perbedaan kapasitas guru dan dukungan lingkungan belajar antar wilayah, sehingga pendekatan pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada aspek akademik namun juga perlu memperkuat karakter siswa agar mereka mampu belajar secara adaptif di tengah keterbatasan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pangandaran mencanangkan Program Pendidikan Karakter MELESAT yang merujuk pada filosofi Ki Hajar Dewantara – bahwa pendidikan sejati harus mampu membentuk manusia seutuhnya yang pinter, cageur, bener atau cerdas, sehat, dan berakhlak melalui pembentukan karakter sebagai dasar utama,” ungkap Soleh.

 

“Program MELESAT sejalan dengan pendekatan deep learning yang diusung Kemendikdasmen RI, yaitu pembelajaran mendalam yang mendorong siswa untuk memperkuat karakter, berpikir kritis, menggali pengetahuan, dan menghubungkan pelajaran dengan kehidupan nyata melalui proses belajar yang menyenangkan. Maka kami sangat mengapresiasi kehadiran program ’OREO Berbagi Seru’ yang menekankan pada pentingnya pembelajaran seru, kami percaya inisiatif ini dapat memacu semangat siswa-siswi di Pangandaran untuk lebih gemar belajar,” ujar Soleh.

 

Oreo Bersama Keluarga 30 Tahun

Lebih dari 30 tahun, OREO secara konsisten berkomitmen untuk berkontribusi di bidang pendidikan sebagai salah satu bekal penting yang mendukung kemajuan bangsa, selaras dengan purpose OREO yaitu menciptakan kebersamaan melalui momen-momen penuh keseruan, termasuk dalam hal belajar. Komitmen ini antara lain terwujud melalui penyelenggaraan program ”OREO Berbagi” sejak 2024, berupa rangkaian inisiatif yang berfokus pada pemberdayaan komunitas, khususnya orang tua, guru dan anak, melalui kegiatan edukasi serta penyaluran donasi.

 

Menurut Anggya Kumala selaku Marketing Director Mondelēz Indonesia, pihaknya mengangkat tema ‘OREO Berbagi Seru’. “Tahun ini OREO ingin mendukung fokus Kemendikdasmen RI dengan berkontribusi dalam menjembatani kesenjangan pendidikan di berbagai penjuru Indonesia, termasuk di Pangandaran, agar para siswa bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan seru secara lebih merata, inklusif dan memiliki kesempatan setara untuk berkembang menjadi Generasi SERU – generasi masa depan yang mencerminkan karakter anak yang future-ready,” jelasnya.

 

Lanjut Anggya, dengan menguasai karakter-karakter yang ada pada Generasi SERU yaitu Solutif, Eksploratif, Responsif dan Unggul, generasi ini dipercaya akan mampu bertahan dan berkembang di masa depan.

 

“Guna menumbuhkan Generasi SERU, dibutuhkan dukungan pendidikan yang relevan dengan dunia mereka yaitu melalui serunya bermain, sekaligus peka terhadap perkembangan zaman agar anak dapat mengasah kemampuan kognitif, sosial dan emosional secara seimbang serta tumbuh menjadi individu yang tangguh dan berdaya saing,” ungkap Anggya.

 

Anggya menuturkan, guna menjawab kebutuhan tersebut, program ’OREO Berbagi Seru’ bermitra dengan Indonesia Mengajar secara khusus mengembangkan seperangkat alat belajar seru di bidang Literasi, Numerasi, Sains dan Bahasa Inggris.

 

“Program ini dirancang menggunakan pendekatan belajar sambil bermain serta diselaraskan dengan kurikulum nasional yang menekankan pada prinsip deep learning, alat belajar seru ini akan didistribusikan ke 7 provinsi, di mana beberapa di antaranya menyasar pada wilayah 3T dan marginal, untuk menunjang proses belajar 7.000 siswa,” tutur Anggya.

 

”Semoga sinergi antara penguatan karakter melalui Program MELESAT dan pendekatan pembelajaran seru dari ’OREO Berbagi Seru’ dapat menjadi wujud kolaborasi yang efektif dalam menyiapkan Generasi SERU Pangandaran yang unggul secara lebih holistik,” harap Anggya.

 

Libatkan Ratusan Siswa SD

 

 

Program edukasi seru terdiri dari pelatihan yang diberikan kepada para guru, orang tua dan komunitas sebagai bagian dari penguatan dan pemberdayaan ekosistem pendidikan. Hal ini menjadi krusial, terutama di daerah yang masih menghadapi tantangan akses dan kualitas pendidikan, di mana dukungan lingkungan sekitar sangat menentukan keberhasilan proses belajar anak. Selama empat hari, sebanyak 50 guru, 80 orang tua dan 50 anggota komunitas telah mengikuti kegiatan pelatihan dengan sangat antusias. Adapun 270 alat belajar seru yang diberikan akan membantu proses belajar lebih dari 500 siswa Sekolah Dasar di Pangandaran.

 

Elis Rahmawati, S.Pd, salah seorang guru SDN 1 Cintakarya menyampaikan, setelah mengikuti pelatihan, pihaknya jadi lebih memahami bahwa pengalaman belajar tidak cukup hanya edukatif, tapi juga harus menyenangkan. “Dibantu alat-alat belajar seru dari OREO, saya yakin siswa akan lebih menikmati proses belajar – baik dalam hal membaca, berhitung, memahami sains, maupun berkomunikasi dalam bahasa Inggris sehingga mereka akan jadi lebih kreatif, percaya diri dan siap menghadapi masa depan,” paparnya.

 

Semangat serupa diungkapkan Yeyen selaku perwakilan orang tua. “Pelatihan ini menyadarkan saya bahwa peran orang tua sangat penting dalam membentuk kebiasaan belajar anak. Bukan sekadar mendampingi, kami juga bisa membuat suasana belajar jadi seru di rumah sehingga rutinitas ini bukan lagi menjadi beban untuk anak, melainkan sesuatu yang ditunggu-tunggu. Saya percaya anak saya akan lebih mudah memahami pelajaran karena ditemani alat-alat belajar seru yang bisa kami mainkan bersama. Terima kasih OREO!,” kata Yeyen. (Indah/ay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *