Sat, 15 Dec 2018

BentarNews.comInfo terakhir seputar Jawa Barat

Breaking News

Wali Kota Bandung Siap Bantu Pembangunan Kantor PWNU Jabar

Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada SH. M.Si. siap membantu pembangunan kantor pengurus wilayah Nahdatul Ulama Jawa Barat. Hal tersebut diungkapkannya pada acara peletakan batu pertama pembangunan Kantor Wilayah PWNU Jabar di jalan Galunggung, Selasa (25/3/8). Pada kesempatan ini, dilakukan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Bandung, Sekda Provinsi Jawa Barat dan Ketua Panitia Pembangunan. ?Tadi saya bersama Gubernur Jawa Barat hadir dalam acara pemberian dana role sharing untuk sekolah-sekolah yang rusak di Jawa Barat, sekarang di sini Pemkot Bandung juga siap sharing dengan Pemprov untuk membantu pembangunan kantor wilayah NU ini. Setelah melihat gambar rancangan pembangunan, ia juga mengingatkan agar tidak lupa terhadap program lingkungan hidup dan 5 gerakan. Seperti menanam pohon pelindung dan membuat sumur resapan,?ujar Dada.

Meskipun tanpa menyebutkan jumlahnya, kesanggupan Wali Kota untuk membantu pembangunan tersebut yang diperkirakan akan memakan biaya Rp 32 miliar, dengan 3 bangunan utama yaitu Kantor PWNU, Mesjid, dan Sekolah. Acara ini disambut antusias warga NU yang hadir, termasuk Ketua Umum PBNU, KH. Hasyim Muzadi. ?Mudah-mudahan nantinya setelah selesai dibangun, dapat membantu setidak-tidaknya 3 program prioritas Kota Bandung, yaitu pendidikan, kemakmuran dan agama,?ujarnya.

Menurut Drs. Dadi Syarief, MM. selaku ketua panitia pembanguan kantor PWNU Jawa Barat, 3 bangunan utama yang akan berdiri di tanah seluas 5.009 M2, terdiri dari kantor PWNU 3 lantai, Mesjid 2 lantai dan gedung sekolah 4 lantai. ?Pembanguan ini, akan dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan anggaran yang ada. Oleh karenanya dibutuhkan dukungan dari semua pihak agar pelaksanaan pembangunannya dapat cepat terselesaikan,?tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan, dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris daerah Provinsi Jawa Barat, Ir. Lex laksamana, M.Sc. mengatakan, salah satu masalah umat yang dihadapi sampai saat ini adalah ketertinggalan dan kemiskinan yang disebabkan rendahnya kualitas sumber daya manusia. ?Setidak-tidaknya ada dua faktor yang perlu ditempuh untuk menciptakan sumber daya manusia yang tangguh yaitu sektor fisik dan non fisik. Sektor fisik diarahkan pada kebutuhan dasar manusia, sandang, pangan, papan dan lingkungan. Sedangkan untuk non fisik diarahakan pada pemenuhan spiritual khususnya agama dan kebudayan, keduanya bersifat komplementer dan saling mengisi,? jelasnya.

Untuk daerah Jawa Barat, yang penduduknya beragam menurutnya, kedua sektor tersebut dapat disatu padukan dalam tatanan agama, karena dalam agama kebutuhan fisik dan non fisik sangat diperhatikan. ?Pembangunan sektor agama, khususnya bagi perkembangan masyarakat dapat dijadikan modal penting dalam menumbuhkan semangat membangun,?ujar Lex.

2008-03-27 23:12:42