Thu, 19 Apr 2018

BentarNews.comInfo terakhir seputar Jawa Barat

Breaking News

Tingkatkan Seni Budaya, Anjungan Jabar-TMII Gelar Semalam di Cirebon

(Jakarta): Potensi kebudayaan dan kepariwisataan Jawa Barat sangatlah besar, terlihat dari 1.300 lebih seni budaya maupun 395 titik obyek wisata alamnya. Namun dari sekian banyak potensi tersebut, baru sebagian kecil yang digarap dengan serius dengan manajemen yang baik. Akibatnya potensi itu tidak bisa dijual dengan baik. Hal ini akibat persoalan maupun kendala di lapangan seperti belum terjaminnya keamanan, infrastruktur yang belum memadai dan belum terintegrasinya pelaku yang terjun di dalam industri pariwisata.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Barat Drs.H.I. Budhyana, M.Si, usai ?Pagelaran Semalam di Cirebon? di Anjungan Jawa Barat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (17/5). ?Jawa Barat telah memiliki modal utama bagi pengembangan obyek wisata seperti gunung, rimba, laut, air, pantai dan seni budaya (Gurilaps). Ditambah lagi seribu lebih peninggalan seni budaya lokal dari nenek moyang yang memiliki nilai-nilai luhur bagi kehidupan bermasyarakat dengan bercermin kepada keseimbangan alam dan lingkungan. Untuk itu, diharapkan modal utama ini bisa meningkatkan budaya dan pariwisata Jabar serta kunjungan wisatawannya,? kata Budhyana.

Menurut Budhyana, untuk memperkenalkan salah satu bagian dari seni budaya Jawa Barat, Disbudpar Jabar melalui Balai Pengelolaan Anjungan Jawa Barat-TMII menggelar pentas seni budaya serta pameran produk Kota Cirebon selama sepekan. ?Cirebon merupakan salah satu lumbung seni budaya yang dimiliki Jawa Barat. Oleh karena itu, perlu ditingkatkan dan dikenalkan ke berbagai kalangan terutama di kalangan wisatawan lokal maupun manca negara. Sehingga mereka (calon wisatawan) lebih mengenal keragaman seni budaya Cirebon melalui pameran dan pertunjukan seni budaya secara langsung, yang pada akhirnya mendorong mereka (wisatawan) untuk mengunjungi obyek dan daya tarik wisata (ODTW) Cirebon,? ungkap Budhyana di dampingi Kepala Balai Pengelolaan Anjungan Jawa Barat, Nunung Sobari, S.Sn, M.Pd

?Sementara itu, Nunung Sobari menjelaskan bahwa Paket Khusus Semalam di Cirebon ini merupakan kegiatan untuk memperkenalkan seni budaya Kota Cirebon. Baik dari pertunjukan seni, pameran kerajinan, makanan tradisional dan acara puncak pada Sabtu malam (17/5) yang mempertontonkan sendratari masyarakat pesisir Cirebon berjudul Kasmaran. Menurutnya, sendratari berjudul Kasmaran ini diikuti puluhan penari baik pria maupun wanita yang diiringi dengan alat-alat musik gamelan dengan digarap secara apik oleh sutradara handal Cirebon Handoyo.

Selain dari Cirebon, lanjut Nunung, ada beberapa daerah kabupaten/kota di Jawa Barat yang membuka stand khusus untuk memperkenalkan berbagai produk seni maupun pariwisatanya. Berapa daerah ini antara lain Kota Depok, Kota Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Garut, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang. Sementara dari perwakilan negara asing yang datang pada acara puncak meliputi Jepang, Rusia, Denmark, Thailand, Saudi Arabia dan Suriname.

?Dengan digelarnya seni dan budaya masyarakat Kota Cirebon di hadapan beberapa perwakilan duta besar dan atase kebudayaan negara asing di Jakarta, serta tokoh masyarakat Jabar dan DKI Jakarta, diharapkan ke depan akan berdampak langsung bagi perkembangan seni budaya maupun kepariwisataan Kota Cirebon. Hal ini juga tidak menutup kemungkinan untuk meningkatkan kunjungan wisata ke kabupaten/kota lainnya yang telah mengikuti pameran pada acara Semalam di Cirebon ini,? tutur Nunung.

Sedangkan menurut Walikota yang diwakili Kadisbudpar Kota Cirebon, Dr. Wahyo, M.Pd, Pemerintah Kota Cirebon telah melakukan perubahan di berbagai sektor untuk mempercepat pembangunan Cirebon. Seperti perubahan sektor investasi yakni dengan perubahan birokrasi yang kondusif dan kemudahan penanaman modal. ?Dengan pagelaran selama sepekan di Anjungan Jabar TMII, Pemkot Cirebon berharap kepada para perwakilan negara asing dapat menginformasikan tentang peluang untuk berinvestasi di Kota Cirebon. Selain itu, Kota Cirebon yang kaya seni budaya perlu terus menerus dipromisikan sehingga menjadi salah satu daerah andalan tujuan wisata di Jabar,? ujar Wahyo.

2008-05-20 18:10:26