Mon, 18 Jun 2018

BentarNews.comInfo terakhir seputar Jawa Barat

Breaking News

Taman Budaya Jabar Gelar Pesona Budaya Cirebon

Balai Pengelolaan Taman Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jabar selama 7 hari menggelar pesona Budaya Cirebon pada 3-10 Mei 2008 di Dago, Kota Bandung. Selama 7 hari ini ditampilkan pameran, workshop, diskusi seni dan pagelaran seni budaya Cirebon. Kegiatan ini dibuka Sabtu malam (3/5) dan akan ditutup Sabtu malam pada 10 Mei oleh Gubernur Jawa Barat.

Demikian diungkapkan Kepala Balai Pengelolaan Taman Budaya Disbudpar Jabar, Dr. Ikke Dewi Sartika, M.Pd, didampingi Kepala Seksi Pemantapan Dra. Romlah di Bandung beberapa waktu lalu. "Materi yang ditampilkan dalam Pesona Budaya Cirebon seperti pasar seni, lukisan kaca wayang, lukisan kaca kaligrafi, lukisan kanvas kaligrafi, lukisan kanvas dan lukisan kaca ornamen. Selain itu lukisan anak-anak Cirebon tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga tingkat SMA dan lukisan lainnya," ujarnya.

Lanjut, Ikke yang mewakili Kadisbudpar Jabar H.I. Budhyana, pada pameran ini juga menampilkan aneka batik motif Cirebonan seperti Batik klasik keratonan, keratonan, trusmian, dermayonan, kalijagaan, pesisiran, pecinan, barepan, Sunda klasik dan Fanjin. Sementara selama workshop ditampilkan pembuatan kedok, lukis kaca, batik dan melukis secara bergilir. Dan masyarakat pun bisa membeli aneka kerajinan seperti kerajinan rotan, bordir, bakiak, sandal, sandal bandol, cindera mata dan patung. Selain itu, makanan jawadah dari Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan juga tersedia di Pesona Budaya Cirebon ini.

Sementara itu, Romlah mengatakan sebelum penutupan gelar Pesona Budaya Cirebon pada Sabtu malam (10/5), dilaksanakan seminar di Gedung Tertutup Taman Budaya Jabar. Seminar ini bertemakan tentang Potensi dan Pengembangan Budaya Cirebon yang menampilkan nara sumber budayawan Hawe Setiawan, Maryadi Suwadi dan Drs. Adin Imadudin Noer.

Sedangkan salah seorang seniman dan budayawan Cirebon, Bekti mengkhawatirkan punahnya budaya batik Cirebon. Sebab sampai saat ini pemerintah belum aktif memelihara potensi Batik Cirebon. Padahal Batik Cirebon ini umurnya sudah ratusan tahun seperti Batik Ong Kim yang berumur 250 tahun masih ada di Keraton Kasepuhan. "Saya khawatir budaya batik motif Cirebon akan hilang karena tidak dikoleksi di museum," kata Bekti.

2008-05-09 19:43:56