Mon, 18 Jun 2018

BentarNews.comInfo terakhir seputar Jawa Barat

Breaking News

Tak Berizin Trayek, 76 Kendaraan "Travel" Dirazia

(Bandung-BentarNews): Sebanyak 76 kendaraan angkutan umum jenis travel diamankan jajaran petugas Satuan Lalu Lintas Polwiltabes Bandung. Kendaraan yang kini diamankan di halaman Mapolwiltabes Bandung itu merupakan hasil razia yang dilakukan dalam kurun waktu tiga hari terakhir.

Demikian diungkapkan Kasatlantas Polwiltabes Bandung Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Herukoco, Rabu (16/7) di kantornya. Ia menjelaskan, pihaknya merazia angkutan umum jenis travel karena diduga telah melanggar Keputusan Menteri No. 35 tahun 2003 tentang Izin Usaha Angkutan Umum dan Pasal 66 UU No. 14 tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Kendaraan travel ini dalam izinnya untuk rental pribadi atau sekadar untuk disewakan mengangkut keluarga. Akan tetapi, dalam praktiknya digunakan seperti angkutan umum lainnya yaitu dengan membawa penumpang umum. Seharusnya jika kendaraan travel tersebut dipergunakan untuk mengangkut penum-pang umum, jelas izinnya juga bukan untuk rental tetapi izin travel dan menggunakan pelat kuning, bukan pelat hitam," ujar Herukoco.

Jadi, jenis angkutan travel selama ini tidak ada bedanya dengan angkutan umum liar yang menggunakan pelat hitam. Berkaitan dengan itu maka Herukoco telah memberitahukan kepada para pengusaha angkutan umum jenis travel, untuk segera mengganti izin usahanya menjadi angkutan umum.

Sementara itu, sebanyak 76 kendaraan jenis travel yang berhasil dirazia diantaranya dari Travel X-Trans, Rental Cipaganti, Baraya, City Trans, Maju Jaya, Teletrans, dan Travel Quin. Adanya penertiban kendara-an travel ini disambut gembira beberapa sopir bus yang biasa nongkrong di Terminal Leuwipanjang Jln. Soekarno- Hatta. Sebab, keberadaan travel yang menggunakan pelat hitam ini telah menyedot penumpang bus antarkota.

2008-07-17 21:37:40

Tak Berizin Trayek, 76 Kendaraan "Travel" Dirazia

(Bandung-BentarNews): Sebanyak 76 kendaraan angkutan umum jenis travel diamankan jajaran petugas Satuan Lalu Lintas Polwiltabes Bandung. Kendaraan yang kini diamankan di halaman Mapolwiltabes Bandung itu merupakan hasil razia yang dilakukan dalam kurun waktu tiga hari terakhir.

Demikian diungkapkan Kasatlantas Polwiltabes Bandung Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Herukoco, Rabu (16/7) di kantornya. Ia menjelaskan, pihaknya merazia angkutan umum jenis travel karena diduga telah melanggar Keputusan Menteri No. 35 tahun 2003 tentang Izin Usaha Angkutan Umum dan Pasal 66 UU No. 14 tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Kendaraan travel ini dalam izinnya untuk rental pribadi atau sekadar untuk disewakan mengangkut keluarga. Akan tetapi, dalam praktiknya digunakan seperti angkutan umum lainnya yaitu dengan membawa penumpang umum. Seharusnya jika kendaraan travel tersebut dipergunakan untuk mengangkut penum-pang umum, jelas izinnya juga bukan untuk rental tetapi izin travel dan menggunakan pelat kuning, bukan pelat hitam," ujar Herukoco.

Jadi, jenis angkutan travel selama ini tidak ada bedanya dengan angkutan umum liar yang menggunakan pelat hitam. Berkaitan dengan itu maka Herukoco telah memberitahukan kepada para pengusaha angkutan umum jenis travel, untuk segera mengganti izin usahanya menjadi angkutan umum.

Sementara itu, sebanyak 76 kendaraan jenis travel yang berhasil dirazia diantaranya dari Travel X-Trans, Rental Cipaganti, Baraya, City Trans, Maju Jaya, Teletrans, dan Travel Quin. Adanya penertiban kendara-an travel ini disambut gembira beberapa sopir bus yang biasa nongkrong di Terminal Leuwipanjang Jln. Soekarno- Hatta. Sebab, keberadaan travel yang menggunakan pelat hitam ini telah menyedot penumpang bus antarkota.

2008-07-17 21:38:55