Fri, 25 Sep 2020

BentarNews.comInfo terakhir seputar Jawa Barat

Breaking News

Satpol PP Kota Bandung Tak Akan Rampas Makanan di Warung Makan

Bandung-BentarNews.com: Insiden penertiban semena-mena terhadap warung nasi oleh aparat Satpol PP di Kota Serang, Banten, tak akan pernah terjadi di Kota Bandung. Selama bulan Ramadan, Pemkot Bandung sudah mengeluarkan edaran terkait operasional warung nasi ataupun restoran dan rumah makan. “Saya jamin di Bandung tidak akan ada kejadian seperti di Serang. Kami tidak akan lakukan penertiban seperti itu,” tutur Kepala Satpol PP Kota Bandung, Edi Marwoto, di kantornya, Jl. Martanegara, Senin (13/6/2016).

Edi menuturkan, khusus di Kota Bandung, aturan mengenai operasional tempat makan dan lainnya sudah diatur oleh surat edaran yang disampaikan Wali Kota Bandung. “Di Kota Bandung sudah ada edaran. Di Bandung boleh berjualan, asal tidak melanggar saja,” tutur Edi.

Pelanggaran itu, lanjutnya, terkait dengan zonasi pedagang kaki lima. Pedagang tak akan dilarang berjualan meski di bulan Ramadan selama tidak berada di zona merah. “Silahkan berjualan, tapi kita himbau agar tertib dan menutup tempat jualannya. Yang penting tidak mencolok saja lah,” jelas Edi.

Lanjut Edi, di dalam Perda yang dimiliki Kota Bandung tidak ada larangan berjualan selama bulan Ramadan. Di Kota Bandung, warung nasi, restoran atau rumah makan lain tak dilarang berjualan karena ada konsumen lain selain warga Muslim. “Di Kota Bandung itu 'kan tidak hanya umat muslim saja, ada juga non muslim yang makan siang atau lainnya. Yang penting saling menghargai saja dan kalau buka juga jangan sampai mencolok,” ungkapnya.

Himbauan soal tertib berjualan selama Ramadan sudah disosialisasikan kepada seluruh pemilik warung nasi, restoran ataupun rumah makan oleh Satpol PP. Tak cuma itu, imbauan yang sama juga disampaikan oleh seluruh Kasi Trantib di masing-masing kecamatan. “Jadi kami pastikan di Kota Bandung tidak akan pernah ada insiden seperti di Serang,” tutur Edi. (Imas/ay/net)

2016-06-13 23:46:39