Sat, 18 Aug 2018

BentarNews.comInfo terakhir seputar Jawa Barat

Breaking News

PENGARUH BUDAYA ASING TERHADAP GENERASI MUDA KITA

Melihat pesatnya budaya asing melalui berbagai media yang ada di negeri ini dampak dan pengaruhnya ternyata cukup membuat banyak orang menundukkan kepala, padahal kita semua tahu bahwa negeri ini merupakan negeri yang masyarakatnya masih memiliki etika dan peradaban yang cukup dibanggakan, menyikapi hal tersebut Bentar News mencoba meminta tanggapan Kolonel H. Nana Sudjana. S.Sos selaku Staf Ahli Pangdam III Siliwangi Bidang Sosial Budaya, berikut petikannya :

Bentar : Budaya asing makin marak dan berkembang pesat di negeri ini, sehingga perubahan kehidupan generasi muda kita nampak mengalami perubahan yang signifikan dalam kehidupannya sehari-hari, menurut pandangan anda seperti apa?

Nana : Kita harus fleksible dalam melihat suatu perubahan dari adanya pengaruh budaya dalam kehidupan sehari-hari, jadi harus kita lihat dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Bagi generasi muda yang beranjak remaja, sangt sensitive jiwanya, jadi dengan sangat mudah untuk menerima pengaruh apapun, dan dari manapun itu datangnya, terlebih dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang makin canggih dan moderen. Jelasnya mereka masih meraba-raba dalam mencari jatidirinya. Disinilah perlunya sebuah kearifan kita dalam memberikan penilaian.

Bentar : Tetapi banyak suara sumbang dari masyarakat, dan menganggap dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi justru telah membawa dampak buruk terhadap pertumbuhan generasi muda kita?

Nana : Seperti saya katakana tadi diawal pembicaraan, kita melihat dari sudut pandang yang mana? Kan harus fleksible menilainya. Masa pancaroba sangat rawan terjadinya perubahan terhadap perilaku remaja dan ini sudah menjadi hokum alam, jadi kita harus hati-hati dalam memberikan statement kepada mereka, karena yang jelas mereka akan menjadi korban teknologi pada masanya. Dan itu akan berubah kembali pada masa pertumbuhan berikutnya. Disinilah perlunya peran orang tua, guru dan alim ulama untuk terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang apa itu manusia dan harus bagaimana manusis itu menjalani kehidupannya, karena manusia adalah makhluk social yang mampu hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dan dalam Negara ada aturan dan hokum yang mengendalikan perilaku kehidupan manusia.

Bentar : Apa yang dapat anda lihat dari perubahan akibat pengaruh budaya asing di negeri ini dalam kurun waktu dasa warsa terakhir ini? /

Nana : Banyak sekali, diantaranya yang berpenampilan sebaliknya, dengan berbagai aksesoris melekat pada tubuhnya, walaupun dalam pandangan agama itu salah tetapi mereka seolah tidak peduli, dan ini pengaruh akibat tayangan media elektronik yang makin menjamur menayangkan budaya asing dan ditiru oleh generasi remaja kita, walau itu sebetulnya sangat tidak patut dilakukan oleh generasi anak bangsa kita yang beretika dan berperadaban.

Bentar : Menurut anda siapa yang bersalah dalam hal ini?

Nana : Tidak baik mencari siapa yang bersalah, karena ini mata rantainya sangat panjang, tetapi langkah konkrit yang harus dilakukan adalah bagaimana kita hidup berbangsa dan bernegara dengan menjalankan semua peraturan dan perunga-undangan yang berlaku di negeri ini. Terlebih peran serta orang tua, guru dan alim ulama harus lebih super aktif dalam mendidik putra-putrinya yang merupakan generasi penerus bangsa.

Bentar : Apakah anda merasa risih melihat penampilan generasi muda kita yang telah berpengaruh berat terhadap budaya asing di negeri ini?

Nana : Itukan relatif, karena kita harus fleksibel menilainya, jangan arogan, karena mereka sedang mengalami pertumbuhan, tetapi kalau mereka orang dewasa, ya tentunya yang terpenting adalah mereka harus mawas diri dan segera kembali ke jatidirinya yang sesungguhnya, kan begitu dan kalau tidak dilakukan ya berarti jiwanya sedang terganggu atau bermasalah.

Bentar : Di era tahun enam puluhan dulu Angkatan Darat punya lembaga kesenian yang bernama Djawatan Kesenian Angkatan Darat (DJAKAD) tetapi sekarang tidak ada lagi padahal itu dulu sangat positif perannya dalam membangun generasi muda kreasi seni di negeri ini, tetapi sekarang tidak ada lagi mengapa?

Nana : Itu dulu kan wewenang Markas Besar Angkatan Darat, dan kalau sekarang tidak ada lagi itu tentunya diluar wewenang saya untuk menjawabnya. Tetapi yang penting sekarang bahwa para insane jurnalis seperti anda harus berperan serta dalam membangu generasi muda anak bangsa agar mereka menjadi manusia yang bermanfaat bagi bangsa, negara dan agamanya.@Jt

2008-05-22 12:37:53

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/alt/php56/usr/lib64/php/modules/quickhash.so' - /opt/alt/php56/usr/lib64/php/modules/quickhash.so: undefined symbol: qha_jenkins2

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: