Tue, 16 Oct 2018

BentarNews.comInfo terakhir seputar Jawa Barat

Breaking News

Mengenal Penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS), Bagian Kedua

Limfogranuloma Venerum (LGV) dengan epidemiologi disebabkan oleh jenis Chamydia Trachomatis yang berbeda dri jenis yang menyebabkan peradangan saluran kencing dan leher rahim. Dan terjadi diseluruh dunia tapi lebih umum terjadi di daerah tropis dan sub-topis, tidak begitu umum didiagnosis pada perempuan, namun demikian, hal ini mungkin disebabkan oleh tingginya tingkat infeksi tanpa gejala pada perempuan.

Gejala dan tanda LGV, sebuah luka kecil yang tidak sakit di daerah kemaluan (biasanya tidak diperhatikan) biasanya diikuti oleh pembengkakan yang menyakitkan dan parah dari kelenjar dan jaringan-jaringan di sekitarnnya. Hal ini terjadi antara 5-30 hari setelah penularan pertama. Maka diagnosis dilakukan dengan cara pembiakan cairan dari luka atau pembuktian akan adannya kuman dengan sebuah tes antigen.

Infeksi Trikomona (Trikomoniasis Vaginalis) dengan epidemologi sebuah infeksi umum yang terjadi terus menerus di saluran kencing perempuan. Infeksi ini disebabkan oleh Protozoa Trichomonas Vaginalis, terjadi diseluruh dunia dan terutama didiagnosa pasa perempuan berusia 16-35 tahun, dengan gejala dan tanda-tanda pada perempuan. Infeksi ini menyebabkan peradangan di vagina sehingga banyak mengeluarkan cairan yang berwarna kuning dan berbau tidak enak. Walaupun begitu, infeksi ini biasanya tidak memiliki gejala, dalam jumlah kecil dan biasanya ada gejala berupa peradangan saluran kencing, diagnosa dilakukan dengan pemeriksaan mikroskopik dari cairan serta identifikasi adanya parasit.

Herpes Genitalis (Herpes), dengan epidemiologi biasanya disebabkan oleh virus herpes simpeks tipe 2 (HSV-2), terjadi diseluruh dunia. Dan antibody tipe 2 ini ditemukan pada 20-90 persen orang dewasa, keluasaan sangat berhubungan dengan usia pertama kali bersenggama serta jumlah pasangan seks selama hidup. Infeksi pertama biasanya terjadi pada masa remaja atau segera setelah dimulainya kegiatan seks, pengulangan infeksi adalah hal yang biasa.

Melahirkan lewat vagina pada perempuan hamil dengan infeksi aktif di kemaluan (terutama yang primer), memiliki risiko tinggi menyebabkan infeksi yang parah pada anak yang baru dilahirkan tersebut. Gejala dan tanda-tanda herpes antara lain, herpes akan kelihatan 2-30 hari sesudah bersenggama, gejala yang paling umum adalah bintil-bintil kecil berisi cairan yang terasa sakit, di alat kelamin/dubur atau mulut. Kemudian bintik-bintik tersebut akan timbul selama 1-3 minggu, lalu hilang beberpa waktu kemudian akan muncul kembali dan akan hilang dengan sendirinya secara berulang-ulang.

Sebelum bintil-bintil tersebut muncul, alat kelamin akan terasa gatal dan panas, pada waktu bintil-bintil tersebut ada orang itu, kemungkinan akan mengalami seperti flu, walaupun operasi herpes di kemaluan tidak bisa diobati, tetapi perkembangan klinisnya bisa diobati dengan penanganan stress dan gizi baik juga telah dibuktikan sebagai hal yang penting dalam usaha mengurangi dampak di kemaluan dan kemungkinannya muncul kembali.

Kutik Kelamin (kutil anogenitel), epidemologi kutil-kutil ditemukan di daerah kemaluan dan disekitar dubur, terjadi diseluruh dinia, seperti infeksi menular seksual lainnya. Infeksi ini bisa dihubungkan dengan meningkatnya risiko HIV, misalnya sebuah penelitian dilakukan di Thailand telah menunjukan peningkatan dalam penularan HIV dari perampuan kepada laki-laki sebanyak 16 kali bila kutil di daerah kemaluan/dubur ini, penyakit tersebut disebabkan oleh virus papiloma pada manisia.

Granuloma Inguinale (Donavanosis), infeksi ini biasanya sering terjadi di negara-negara industri, tetapi menjadi endemi pada banyak negara tropis dan sub tropis terutama di India bagian selatan, Papua Nugini, Afrika Tengah, Timur dan Selatan, negara-negara Karabia, Amerika Selatan dan Australia tengah dan utara. Penyakit ini mungkin disebabkan oleh Donavania Granulomatis, gejala dan tanda-tandanya adalah sebuah kula kecil dikulit pad bagian kemaluan akan menyebar, lama-kelamaan membentuk sebuah massa granulomatous/benjolan-benjelon kecil, yang bisa menyebabkan kerukan berat pada organ-organ kemaluan. Sedangkan diagnosa laboratorium biasanya dilakukan dengan mengidentifikasi adanya bakteri Donavan, di dalam smear yang menjalani ini biasanya sangat kebal terhadap pengobatan.

2008-06-02 12:03:27