Sat, 15 Dec 2018

BentarNews.comInfo terakhir seputar Jawa Barat

Breaking News

Kompepar Ujung Tombak Pemberdayaan Pariwisata Daerah

Pariwisata yang berbasis lingkungan sangatlah baik untuk meningkatkan peran serta masyarakat. Terutama kepeduliannya dalam mengembangkan industri pariwisata, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar obyek wisata. Untuk meningkatkan peran masyarakat ini diperlukan suatu kelompok pecinta dan penggerak kebudayaan maupun pariwisata. Kelompok ini disebut Kompepar (kelompok penggerak pariwisata).

?Diharapkan kelompok ini bisa menjadi motivator, inisiator, komunikator kebudayaan dan kepariwisataan. Terutama terhadap masyarakat di sekitar obyek dan daya tarik tujuan wisata (ODTW),? kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jabar, Drs. H.I. Budhyana pada acara pembinaan dan penyuluhan terhadap masyarakat melalui Kompepar Jawa Barat tahap II.

Lanjut Budhyana, Kompepar sebagai salah satu ujung tombak pembangunan pariwisata berbasis masyarakat. ?Untuk itu, Kompepar diharapkan bisa menumbuhkan Sadar Wisata di kalangan masyarakat. Selain itu tumbuhnya kesadaran dan peran serta masyarakat untuk meningkatkan pelayanan, terpeliharanya lingkungan, dan pemahaman aplikatif terhadap Sapta Pesona,? tuturnya.

Sementara itu menurut Ketua Pelaksana sekaligus Kepala Balai Pengembangan Kemitraan dan Pelatihan Tenaga Kepariwisataan, Drs Subekti, acara pembinaan ini digelar selama 4 hari dari tanggal 11-15 Juni 2008 di Hotel Sabda Alam, Cipanas, Garut. Sedangkan peserta Kompepar berjumlah 75 orang dari 5 kabupaten/kota di Jawa Barat. Yakni, Kabupaten Bandung (18 orang), Kabupaten Garut (19 orang), Kabupaten Sumedang (18 orang), Kabupaten Tasikmalaya (10 orang), dan Kabupaten Ciamis (10 orang).

Sedangkan materi dan nara sumber pembinaan dan penyuluhan ini meliputi peningkatan sadar wisata dan gambaran produk wisata Indonesia oleh Depbudpar RI. Selanjutnya, materi potensi dan pengembangan kebudayaan dan pariwisata Kab. Garut oleh Dinas Parsenibud Kab.Garut, pengantar pariwisata oleh dosen STP Bandung, dan upaya pemasaran bagi penggrajin cinderamata oleh Disperindag Jabar. ?Selain materi, para peserta Kompepar ini diberi kesempatan untuk mengunjungi pabrik dodol Garut, sentral kerajinan kulit dan batik Juga kunjungan ke Desa Wisata Kampung Naga dan Situ Panjalu,? ujar Subekti.

2008-06-19 10:36:53