Thu, 19 Apr 2018

BentarNews.comInfo terakhir seputar Jawa Barat

Breaking News

Kadisbudpar Jabar H.I. Budhyana,Taman Budaya Jabar Belum Menjadi Taman Budaya

Pagelaran Budaya yang digelar Balai Pengelolaan Taman Budaya Jawa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jabar Barat di Dago-Bandung, belumlah maksimal. Hal ini dikarenakan Taman Budaya hanya menerima hasil akhir dari para seniman dari berbagai daerah di Jawa Barat. Sedangkan sampai saat ini Taman Budaya belum menjadi tempat proses pembuatan budaya. Bahkan masyarakat sekitarpun belum banyak tersentuh oleh program kegiatan Taman Budaya. Masih banyak warga sekitar, terutama anak-anak dan generasi muda belum mengetahui seluruh kegiatan budaya yang digelar oleh Taman Budaya Jabar ini. Sehigga aspirasi mereka tentang kesenian daerah maupun kontemporer lainnya sangatlah minim.

Melihat kondisi ini, Taman Budaya Jabar harus segera merubah pola dalam pengembangan kebudayaan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, terutama tokoh masyarakat sekitar seperti Ketua RT, RW, tokoh pemuda dan aparat pemerintah terkait seperti kelurahan, kecamatan dan kepolisian. Selain itu, para kurator kebudayaan dan para seniman diperbantukan untuk memecahkan segala permasalahan di Taman Budaya Jabar. Sehingga dalam kurun waktui 2 tahun ke depan (2010), Taman Budaya Jawa Barat merupakan tempat proses pembuatan seni budaya hingga hasil akhirnya yang dimiliki warga Jawa Barat.

Demikian diungkapkan, Kadisbudpar Jabar, Drs. H.I. Budhyana, M.Si, kepada wartawan di Gedung Teater Tertutup Balai Pengelolan Taman Budaya Jabar, Dago-Bandung, Selasa (1/3). Hadir pula Kepala Balai Taman Budaya Jabar, Dr. Ikke Dewi Sartika, M.Pd dan para tokoh masyarakat, kurator dan aparat pemerintahan serta kepolisian setempat.

Menurut Budhyana, pihaknya sangat prihatin dengan perkembangan seni budaya terutama di kalangan anak-anak dan generasi muda. Untuk itu, ia berharap Taman Budaya Jabar bisa menjadi alternatif lain bagi pengembangan seni budaya selain di Saung Angklung Udjo. ?Dengan bekerja bersama-sama, kita bisa wujudkan Taman Budaya Jabar menjadi betul-betul taman budaya. Sehingga anak kecil dari usia 5 tahun hingga pemuda 30 tahun dan masyarakat umum bisa berproses kreatif di Taman Budaya Jabar,? tutur Budhyana.

Taman Budaya Jabar, pada 2008 akan menggelar 35 kegiatan pergelaran dan pameran di Teater Terbuka/Tertutup dan Galeri Rumah Teh. ?20 dari kegiatan tersebut didanai APBD Propinsi Jawa Barat. Sisanya sebanyak 15 kegiatan, mudah-mudahan dapat terselenggara lewat partisipasi para seniman juga sponsorsif dari berbagai pihak,? jelas Budhyana.

2008-04-03 09:41:05