Sat, 18 Aug 2018

BentarNews.comInfo terakhir seputar Jawa Barat

Breaking News

Jabar Travel Exchange Upaya Bangkitkan Budaya dan Pariwisata Jawa Barat

(Bandung): Jawa Barat pada 2007 lalu masih menjadi tempat tujuan wisata bagi sekitar 36 juta wisatawan domestik (wisdom) dan 600 ribu wisatawan manca negara (wisman). Untuk meningkatkan seni budaya dan pariwisata di Jabar maka Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jabar bersama dengan pemangku budaya dan pariwisata lainnya seperti ASITA, PUTRI, INCCA, PHRI, ASPERAPI dan EO We Socialite menggelar Jabar Travel Exchange (JTX) 2008.

Disbudpar Jabar bersama pemangku budaya dan pariwisata Jawa Barat lainnya mentargetkan pada 2008 sebanyak 37,5 juta wisdom dan 700 ribu wisman bisa mengunjungi Jabar. Dengan asumsi rata-rata tinggal selama 2 hari dan pengeluaran masing-masing Rp 300 ribu, maka untuk wisdom akan mengeluarkan uang sebanyak Rp 22,5 triliun per tahun. Sedangkan untuk pengeluaran 700 ribu wisman dengan rata-rata tinggal 4 hari diperkirakan Rp 2,5 triliun per tahun. Jadi total selama setahun, pengeluaran para wisatawan yang ke Jawa Barat diperkirakan bisa mencapai Rp 25 triliun.

Demikian diungkapkan Kepala Disbudpar Jabar H.I. Budhyana dalam jumpa pers di Aula Disbudpar Jabar, Jl. R.E. Martadinata, Kota Bandung, Rabu (4/6). Hadir pula Kasubdin Bina Promosi Disbudpar Jabar Dedi Haryadi dan even organizer JTX 2008, Wini dari WE SOCIALITE.

Menurut Budhyana, JTX ini digelar dalam dua even yaitu kontak bisnis (travel exchange) dan pameran. Untuk kontak bisnis digelar selama dua hari pada Selasa (3/6) dan Rabu (4/6) di Hotel Horizon Bandung dengan target transaksi sekitar Rp 100 miliar. Pada kontak bisnis ini, tahun 2008 terdapat 60 seller dan 105 buyer. Sementara pameran dan pergelaran seni budaya serta pariwisata Jawa Barat dan propinsi lain diadakan di Braga City Walk selama 4 hari, dari Rabu (4/6) hingga Sabtu (7/6).

?Dalam pameran ditargetkan sekitar 50 ribu pengunjung yang menghadiri even JTX di Braga City Walk. Yakni dari berbagai elemen masyarakat seperti pelajar, mahasiswa, pengusaha dan masyarakat umum lainnya. Dalam pameran ini, disamping potensi wisata kabupaten/kota di Jawa Barat maupun daerah lain, ditampilkan pula kesenian tradisional maupun modern lainnya. Sehingga pengunjung bisa mengetahui daerah tujuan wisata melalui stan-stan yang ada. Dan stan-stan ini dilombakan selain pagelaran seni budayanya. Untuk 2 kali JTX yang lalu, ternyata stan dari Bali menjadi stan terbaik,? kata Budhyana.

Sedangkan menurut Dedi Haryadi, JTX 2008 disamping menjaring para buyer (pembeli) dan seller (penjual) dalam Travex (travel exchange), even ini juga memperkenalkan kawasan unggulan pariwisata Jawa Barat. Baik dilihat dari seni budaya, pariwisata alam atau pariwisata minat khusus. ?Ada beberapa titik obyek wisata unggulan seperti Pantai Pangandaran, Gunung Tangkuban Parahu, Pelabuhan Ratu dan kawasan Puncak Bogor. Termasuk juga Kota Bandung yang menjadi pintu masuk pengembangan wisata hingga pelosok Jawa Barat,? katanya.

Pameran JTX

Wini dari EO Socialite mengatakan pameran yang digelar di Braga City Walk Jl. Braga Bandung mulai pukul 10.00-21.00 WIB pada 4 hingga 7 Juni 2008, meliputi 40 stan. Sedangkan stan ini berasal dari kabupaten/kota di Jawa Barat. Antara lain stan berasal dari Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Depok, Kabupaten Ciamis, Kab. Cirebon, Kab.Kuningan, Kota Tasikmalaya, Kab.Indramayu, Kab.Bandung Barat, Kab. Garut, Kab.Karawang, Kab. Tasikmalaya, Kota Bandung, Kab.Bogor, Kota Cirebon, Kab.Subang, Kab.Purwakarta, Kota Bekasi dan Kab. Tangerang. Selain itu, stan diisi oleh Otorita Batam, Baparda DIY, Jawa Tengah, Depbudpar RI, Dekranasda, Disbudpar Jabar, ASITA, TAHURA dan Museum Sribaduga Disbudpar Jabar.

Lanjut Wini, disamping diramaikan stan daerah, even kali ini juga menggelar seni budaya tradisional maupun modern yang melibatkan anak-anak hingga orang dewasa. Dari lomba fotogenik balita dan anak-anak, pasanggiri tari jaipong anak SD, fashion show, penyanyi cilik, lomba mewarnai dan mengambar, fashion show busana wisata dan batik, tari-tarian tradisional dan fashion dance. Juga ditampilkan pergelaran kesenian dari berbagai daerah seperti Saung Angklung Udjo (Kota Bandung), Calung (Padepokan Ajrag Kab. Tasikmalaya), Goong Sibolong (Kota Depok), Musik Terbang dan Beluk (Kab. Bandung Barat), Rosgana & Kolaborasi Yoyo Man (Kab.Subang) dan Borelak (Kab.Garut).

Berdasarkan hasil penilaian tim dewan juri pada JTX 2008, yaitu Prof. Endang C (STSI Bandung, H. Ries Hermawan (PHRI), H. Maktal Hadiat (ASITA Jabar), Frank (Casa Grande) dan Aming D.Rahman (Galeri Kita). Maka stand terbaik I dari Kota Bogor, terbaik II dari Jawa Tengah dan terbaik III dari Depbudpar RI. Sedangkan tampilan kesenian terbaik yaitu Kota Depok (terbaik I), Kab. Bandung Barat (terbaik II) dan Kab. Tasikmalaya (terbaik III).

2008-06-05 18:12:54

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/alt/php56/usr/lib64/php/modules/quickhash.so' - /opt/alt/php56/usr/lib64/php/modules/quickhash.so: undefined symbol: qha_jenkins2

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: