Thu, 19 Apr 2018

BentarNews.comInfo terakhir seputar Jawa Barat

Breaking News

FPOK UPI dan Bidmudora Disdik Bandung Gelar Lokakarya Guna Meningkatkan Olah Raga Pelajar dan Masyarakat

Hingga saat ini belum terbentuk suatu rumusan model untuk pembinaan dan pengembangan prestasi olah raga di kalangan pelajar dan masyarakat. Padahal olah raga merupakan kebutuhan masyarakat untuk menjaga agar tubuh tetap bugar dan sehat. Bahkan PBB sendiri mengamanatkan bahwa olah raga merupakan hak asasi manusia. Untuk itu, pemerintah seyogyanya menfasilitasi kegiatan olah raga yang dilakukan pelajar dan masyarakat. Dan UPI bersama Pemerintah Kota Bandung siap mengembangkan sekolah umum yang berbasis olah raga.

Hal tersebut diungkapkan Dekan Fakultas Olah Raga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Dr. H. Amung Ma?mun, M.Pd pada lokakarya ?Perumusan Model Pembinaan dan Pengembangan Prestasi Olah Raga Pelajar dan Masyarakat? di Gedung FPOK UPI Jalan P.H.H. Mustofa Kota Bandung, Rabu (7/5).

Lokakarya ini hasil kerjasama Bidang Pemuda dan Olah Raga (Bidmudora) Dinas Pendidikan Kota Bandung dengan FPOK UPI. Hadir pada kesempatan ini, Walikota Bandung yang diwakili Asisten III Ekbang-Kesra, Ir. H.Taufik Rahman, MM, Ketua Pelaksana Loka Karya Drs. Agus Mahendra, MA, Kabidmudora Disdik Kota Bandung, Drs.H.Wawan Dewanta, M.Pd dan 100 lebih peserta loka karya.

?Membangun olah raga bukan hanya dalam kontek prestasi, tetapi diharapkan masyarakat Kota Bandung dapat terfasilitasi kegiatan olah raganya secara sistematik. Baik berupa fasilitas keolahragaan, maupun ruang publik bagi masyarakat untuk berolah raga seperti Taman Tegallega. Untuk itu, perlu dibuat taman sebagai ruang publik di daerah lainnya seperti di Bandung Timur, Bandung Utara dan Bandung Barat,? tutur Amung.

Sedangkan menurut Agus Mahendra, loka karya sehari yang dihadiri 100 lebih peserta ini bertujuan untuk merumuskan dan mengembangkan model pembinaan bagi pengembangan olah raga pelajar dan masyarakat Kota Bandung. Sedangkan para pesertanya dari unsur pengurus organisasi olah raga, para guru pendidikan jasmani (Penjas) dan olah raga di wilayah Kota Bandung, serta staf pengajar dan akademisi dari FPOK UPI. Sementara nara sumber loka karya ini yaitu Drs. Nurhasan, M.Pd, Dr. H. Amung Ma?mun, M.Pd, Drs. H. Odji Mahrodji (Kadisdik Kota Bandung), dan Prof.Dr. Ashari Johar Efendi (Direktur Sekolah Percontohan Lab School UPI).

?Semakin kompleksnya permasalahan kota, maka pelajar dan masyarakat perlu diberi wahana khusus untuk berolah raga. Hal ini agar mereka dapat mengisi waktu luang dan menyalurkan bakat atau potensinya ke arah yang lebih sehat dan produktif sehingga menghasilkan prestasi yang membanggakan,? kata Agus.

Lanjut Agus, Kota Bandung merupakan kekuatan olah raga Propinsi Jawa Barat. Dan dalam proyeksi ke depan pembinaan olah raga di Kota Bandung akan semakin dituntut untuk mengembangkan lebih banyak lagi olah ragawan berprestasi. Khususnya olah ragawan dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Untuk itu diperlukan sebuah model yang efektif agar pola pembinaan dan pengembangan prestasi olah raga pelajar dan masyarakat dapat dilakukan dengan lebih baik lagi.

Menurut Ir. Taufik Rahman, MM, target Bandung Berprestasi 2008 memiliki nilai yang sangat strategis terutama untuk menunjang prestasi-prestasi bidang lainnya. ?Semoga loka karya ini mampu menghasilkan pemikiran-pemikiran yang konstruktif guna memajukan prestasi olah raga Kota Bandung. Sehingga dapat mendorong Bandung Breprestasi 2008 yang mewujudkan Visi Kota Bandung sebagai Kota Jasa yang bermartabat. Yakni dengan model pembinaan dan pengembangan prestasi olah raga pelajar dan masyarakat dalam suatu sistem pembinaan atlit secara sistematis, metodologis dan operasional,? katanya.

2008-05-12 12:08:48