Fri, 17 Aug 2018

BentarNews.comInfo terakhir seputar Jawa Barat

Breaking News

Disdik Kota Bandung 2010 Ciutkan sekolah Swasta dan Negeri dari 773 jadi 281

Efisiensi SKPD di Kota Bandung beberapa waktu lalu, berimbas ke dunia pendidikan. Kini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung telah me-regrouping 142 sekolah dasar negeri dan swasta yang tersebar di sejumlah wilayah di Kota Bandung. Rencananya, Disdik Kota Bandung akan menciutkan SD negeri dan swasta Kota Bandung dari semula berjumlah 773 sekolah menjadi 281 sekolah saja. Untuk 142 sekolah sudah dilaksanakan berbarengan dengan program periodisasi kepala sekolah. Jadi sekarang SD di Kota Bandung sudah berkurang dari sebelumnya 773 sekolah menjadi 631 SD. Target Disdik di 2010 nanti hanya akan ada 281 SD, angka ini adalah angka ideal bagi pendidikan dasar di Kota Bandung. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Oji Mahroji, Senin (24/3). Ia menjelaskan, program regrouping dan merger SD ini akan dilaksanakan secara bertahap. Diawali dengan dikosongkannya posisi kepala sekolah yang telah memasuki masa pensiun. "Makanya, jabatan kepala sekolah SD yang pensiun kita biarkan kosong. Ini sebagai langkah menuju regrouping. Setelah kosong, baru kita gabung dengan SD lain yang masih dalam satu kompleks. Kami ingin kompleks SD yang tadinya terdiri dari beberapa sekolah akan menjadi satu sekolah tunggal dengan satu kepala sekolah," jelas Oji. Hal tersebut bukan pekerjaan mudah me-regrouping kompleks SD yang semula terdiri dari beberapa SD menjadi SD tunggal. Sebab, manajemen dari masing-masing sekolah tersebut berbeda-beda, walaupun lokasinya dalam satu kompleks."Makanya kita mulai dengan sekolah-sekolah yang jabatan kepala sekolahnya kosong. Itu yang kita merger dulu, supaya lebih mudah," tegasnya. Saat ini sekolah yang sudah di-regrouping di antaranya adalah SDN Babakan Surabaya (semula delapan SD menjadi tiga SD), SDN Sejahtera (semula tujuh SD menjadi dua SD), dan SDN Banjarsari (semula enam SD menjadi lima SD). "Sekolah-sekolah yang telah masuk dalam program regrouping tersebut masih akan masuk dalam program regrouping selanjutnya. Yang jelas, sampai sekolah tersebut menjadi satu sekolah tunggal," kata Oji. Selain itu, dengan regrouping dan merger kompleks SD menjadi satu sekolah tunggal, akan terjadi efisiensi. Manajemen sekolah pun akan lebih baik, satu kompleks sekolah hanya mengacu pada satu manajemen dan satu kepala sekolah sebagai pimpinannya. "Tidak akan mengurangi kuota atau jumlah siswa, hanya mengubah struktur manajemen dari kompleks sekolah tersebut. Bukannya akan jauh lebih efisien jika kompleks SD tersebut berubah menjadi SD tunggal," ujar Oji.

2008-03-25 15:32:20

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/alt/php56/usr/lib64/php/modules/quickhash.so' - /opt/alt/php56/usr/lib64/php/modules/quickhash.so: undefined symbol: qha_jenkins2

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: