Mon, 18 Jun 2018

BentarNews.comInfo terakhir seputar Jawa Barat

Breaking News

Benjang, Seni Tradisi yang Masih Disukai Tua dan Muda

(Bandung-BentarNews.com): Walaupun perkembangan seni hiburan rakyat yang berunsur beladiri ini terbilang lamban. Namun seni Benjang ini ternyata masih disukai kawula muda maupun orang tua. Terutama di pinggiran kota Bandung seperti Ujungberung, Cilengkrang, Cibiru, Cileunyi dan beberap daerah lain di Jawa Barat. Ternyata antusiasme anak-anak muda dan manula ini begitu terasa ketika digelar Festival Benjang se-Propinsi Jawa Barat di Kampung Seni dan Wisata Manglayang, Cibolerang, Desa Cinunuk Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung belum lama ini.

Suara bedug, kecrek, rebana dan terompet bergemuruh sahut menyahut ketika mengawali digelarnya festival Benjang se Jabar 2008 di kaki gunung Manglayang. Sabtu (17/5) lalu. Pagi itu, langit cerah, dan sejuknya udara gunung terasa segar seraya mendukung gerak para Pebenjang untuk berkompetisi. Bahkan alunan musik bedug ini menyedot ratusan masyarakat untuk menyaksikan para Pebenjang yang mengadu teknik dan kekuatan bantingan. Hiruk pikuk dan gelak tawa masyarakat pun mewarnai festival Benjang yang digarap apik oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jabar bersama Kampung Seni dan Wisata Manglayang (KSWM).

Ketua Pelaksana Festival Benjang 2008, Ria Dewi Fajaria, menuturkan Seni Benjang merupakan seni tradisi masyarakat Sunda yang telah mengakar dan berkembang di beberapa daerah di Jawa Barat. Karena itu Seni Benjang ini mesti dipertahankan dan ditingkatkan eksistensi dan potensinya sesuai amanat Perda Jabar No.6 tentang pemeliharaan kesenian. "Pagelaran seni Benjang ini baru menampilkan 4 grup yakni Grup Rajawali Wargi Siliwangi, Grup Mekar Harapan, Grup Pabega dan Grup Cibolerang," tuturnya.

Sementara itu, menurut Kadisbudpar Jabar, H.I. Budhyana, festival ini berlangsung berkat kerja sama dengan para seniman, budayawan serta pelaku seni Benjang di Jawa Barat. "Dengan didukung oleh masyarakat luas, kami yakin Seni Benjang ini akan berkembang di Jawa Barat. Bahkan Seni Benjang ini bisa menjadi even tingkat nasional maupun dunia ke depannya," ungkap Budhyana didampingi Kasubdin Kesenian Disbudpar Jabar Wawan Irawan.

Lanjut Budhyana, mudah-mudahan dengan rutinitas diadakannya pagelaran Benjang di KSWM ini, akan menjadikan kawasan seni dan wisata Manglayang ini menjadi salah satu alternatif tempat tujuan wisata. "Disbudpar Jabar berharap ASITA bisa menangkap peluang di KSWM ini. Agar tujuan wisata seni ini semakin banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun asing, yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar Kampung Cibolerang ini," ujarnya.

Selanjutnya, pengamat budaya dan pariwisata, Nicolous Lumanauw mengatakan Seni Benjang ini dapat dijadikan tontonan yang sangat menarik, bila garapannya berupa teatrikal. "Jadi jangan murni seni bela dirinya saja yang ditonjolkan. Melainkan digarap oleh para seniman agar lebih menarik bagi para wisatawan. Sehingga Seni Benjang ini tidak sekedar kejuaraan saja, tapi merupakan seni tontonan yang sangat menarik bagi masyarakat sekitar maupun para wisatawan," katanya. (asep y)

2008-05-28 17:29:43