Thu, 19 Apr 2018

BentarNews.comInfo terakhir seputar Jawa Barat

Breaking News

Asia Africa Art & Culture Festival Ajang Peningkatan Apresiasi Budaya Bangsa Asia-Afrika

Kota Bandung khususnya, dan Jawa Barat umumnya, haruslah bangga dengan digelarnya Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada 24 April 1955 yang diikuti 26 negara. Hal ini sebenarnya modal yang sangat berharga bagi kemajuan Kota Bandung. Untuk itu, peringatan KAA yang selalu diperingati dari berbagai negara di Asia dan Afrika seharusnya dijadikan modal utama untuk menarik para wisatawan manca negara ke Bandung. Namun hingga saat ini, peluang ini masih belum digali dengan baik. Padahal Gedung Merdeka, merupakan saksi peninggalan sejarah KAA yang sangat terkenal di seluruh penjuru dunia.

Dalam menyambut HUT ke-53 KA ini pada 22 hingga 25 April lalu digelar berbagai kegiatan seperti sarasehan Kampung Asia Afrika, pertunjukan kesenian dari berbagai daerah di Jabar dan beberapa Negara Asia maupun Afrika seperti Mesir, Iran, Nigeria, Afrika Selatan, Cina, Jepang, Korea Selatan, India, Malaysia, Thailand dan Indonesia. Serta kunjungan ke Saung Angklung Udjo di Padasuka, Kota Bandung.

Selain itu, pada pembukaan Selasa (22/4) lalu, dipertunjukkan kesenian dari berbagai daerah Jabar meliputi kesenian Rengkong (Kab.Bogor), Kontingen 10 negara Anggota KAA, kesenian Buroq (Kab.Cirebon), Kuda Renggong (Sumedang), Bebegig (Kab.Ciamis) dan Sisingaan (Subang). Ditambah lagi pawai bendera 117 negara anggota Asia Afrika dan Bendera PBB, yang diikuti pawai bendera kecil oleh 5.000 lebih pelajar sekolah dasar, SMP dan SLTA dari Kota Bandung. Sedangkan tari-tarian dang ending pembukaan oleh Ega Grup kerja sama Subdin Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jabar.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Barat, kegiatan peringatan KAA ini digagas Pemerintah Propinsi Jawa Barat melalui Disbudpar bekerja sama dengan seniman Jabar serta Departemen Luar Negeri RI. ?Kegiatan pertunjukan kesenian dari berbagai Negara di Asia Afrika diharapkan menjadi ruh untuk pembentukan Kampung Budaya Asia Afrika. Selain itu, merupakan upaya Jawa Barat untuk mempertontonkan keragaman keseniannya kepada para utusan Negara Asia Afrika. Sehingga mereka bisa saling mengenal dan menghargai satu sama lainnya. Dengan digelarnya even ini setiap tahun, diharapkan kunjungan wisatawan ke Jawa Barat semakin meningkat, yang akhirnya meningkatkan pendapatan asli daerah di Jawa Barat,? kata Budhyana.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat H. Danny Setiawan, mengatakan kegiatan ini diharapkan bisa mendorong akselerasi pencapaian visi dan misi Jawa Barat. Sebab dengan berkembangnya kesenian yang merupakan bagian dari kebudayaan, dapat pula meningkatkan pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat. Selain itu, dengan kesenian bisa memperkokoh jatidiri bangsa serta hubungan antar bangsa khususnya bangsa Asia dan Afrika.

2008-04-29 12:07:31