Fri, 21 Jan 2022

BentarNews.comInfo terakhir seputar Jawa Barat

Breaking News

Ancaman Covid-19 Masih Mengintai, Satbrimob Polda Jabar Patroli Prokes

Cianjur-BentarNews com: Sebagai bentuk langkah dalam upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah Covid-19, Anggota Kompi 3 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jabar di bawah pimpinan Briptu Candra Chrisdiyanto melakukan pengecekan suhu tubuh kepada seluruh pengunjung maupun masyarakat yang akan melalui pintu masuk kampung tangguh Jangari, Kabupaten Cianjur, Rabu (8/12/2021)

 

Pengecekan suhu tubuh kali ini menggunakan Thermogun yang dilakukan oleh Anggota Patroli Covid-19 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jabar sebagai langkah awal untuk mencegah penyebaran virus Corona yang saat ini masih menjadi wabah di Indonesia.

 

Selain itu, kegiatan pengecekan suhu tubuh ini untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat yang hendak melaksanakan aktivitas di Kampung Jangari.

 

Kegiatan pengecekan suhu tubuh ini dilakukan juga untuk meminimalisir tersebarnya Virus Corona dan dapat mengetahui langsung kondisi dari pada masyarakat yang akan melakukan aktivitas di Kampung Jangari tersebut. Jika ditemukan ada yang mengalami demam, maka disarankan untuk tidak memasuki wilayah Kampung Jangari.

 

Sementara itu Briptu Candra Chrisdiyanto mengatakan pihaknya sudah memiliki alat Termometer Infrared yang berguna untuk mengukur suhu tubuh.

 

“Pemeriksaan diberlakukan kepada seluruh masyarakat sebagai bentuk antisipasi pencegahan penyebaran Virus Covid-19. Dan setiap masyarakat yang masuk Kampung Jangari wajib memeriksa suhu tubuhnya,” ungkap Candra.

 

Lanjut Candra, pemeriksaan suhu tubuh ini tidak hanya berlaku bagi pengunjung tetapi juga untuk masyarakat sekitar. “Dari pemeriksaan tersebut tidak didapati sesuatu hal-hal yang mencurigakan, semua suhu badan masyarakat dalam keadaan stabil atau batas suhu 35 hingga 36 derajat untuk rata-rata suhu orang sehat,” jelasnya.

 

Di tempat terpisah, menurut warga RT 18 RW 06 Desa Sukajaya, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Aditya (43) saat ditemui BentarNews.com di kediamannya mengatakan bahwa dia setuju saja dengan aturan seperti itu, warga harus dicek suhu pake alat thermogun.

 

“Kalau memang orang sehat pastinya aktifitas keluar rumah, tapi orang sakit pastinya berada di rumah. Jadi tidak masalah juga dilakukan cek suhu untuk semua masyarakat yang beraktifitas di luar rumah. Kan bisa ketahuan dari cek suhu itu sendiri mana yang sakit dan yang tidak,” ucap Aditya. (Imas)

2021-12-08 11:18:26